Penting Dilakukan Sebelum Belanja Groceries Untuk Hindari Budget Membengkak

Tips Belanja Aman

Saat wabah Corona, mungkin kamu bisa dengan mudah memutuskan pos keuangan mana yang dikurangi atau bahkan dihilangkan. Seperti biaya langganan nonton film, musik, belanja baju, atau lainnya. Tapi kalau menyangkut belanja groceries rumah tangga, kamu sangat sulit membedakan mana yang benar-benar kebutuhan hanya keinginan karena “lapar mata” saat menyusuri lorong supermarket. Belanja groceries memang penting demi kecukupan gizi agar imunitas tubuh terjaga. Tapi jangan sampai pengeluaran menjadi bengkak akibat belanja bahan makanan yang tidak terkontrol. Kamu harus memperhatikan tips belanja aman dan hemat ala FINOO berikut ini.

Tips belanja aman dan hemat agar budget belanja groceries tidak membengkak:

Tips Belanja Aman Belanja Groceries Pandemik

1. Bikin daftar belanjaan

Tips belanja aman dan hemat yang pertama adalah membuat daftar belanjaan. Kamu tidak akan bisa pergi belanja groceries tanpa daftar belanjaan dan berharap pulang dengan budget yang sesuai. Dijamin pasti membengkak!
Belanja mingguan hanya untuk bahan kebutuhan pokok yang tidak tahan lama, seperti sayuran, buah, lauk, dan bahan lain yang bisa rusak bila ditumpuk di dalam kulkas.
Belanja bulanan untuk bahan makanan dan barang yang biasa dipakai dan tahan lama. Seperti sabun, odol, deterjen, pampers, susu, gula, minyak, frozen food, dan bahan-bahan lain yang bisa disimpan lama.

Agar belanja mingguan lebih mudah, bikin menu masakan dalam satu minggu, kemudian tentukan bahan-bahan yang akan dibeli.

2. Bandingkan harga online dan offline

Cara agar belanja bulanan hemat adalah dengan membandingkan harga. Tidak hanya membandingkan antar produk tetapi juga harga offline dan online. Beberapa barang dan bahan makanan yang dijual online sering lebih murah dibandingkan harga offline, tapi beberapa lainnya ada yang berkebalikan. Pastikan juga berapa ongkos kirim saat belanja online. Pilih toko online yang memberikan gratis ongkos kirim atau pilih satu toko online dengan produk paling lengkap agar hemat ongkos kirim.

Membayar ongkos kirim sebenarnya masih jauh lebih hemat dan efisien dibandingkan waktu yang terlalu banyak dihabiskan untuk mengitari supermarket. Apalagi ditambah dengan barang-barang yang dibeli akibat “lapar mata”.

3. Pilih private label daripada brand ternama

Saat ini banyak supermarket yang meluncurkan produk dengan nama brand sendiri yang sama dengan supermarket atau biasa disebut sebagai private label. Biasanya, private label memiliki harga yang lebih rendah dibandingkan dengan produk merk ternama. Kualitas yang ditawarkan juga kurang lebih sama bagusnya. Walaupun selisih harga cukup rendah, tapi jika dihitung lebih seksama, bisa menghemat lebih banyak lho!

4. Gunakan member untuk dapatkan penawaran spesial saat belanja groceries

Pastinya kamu memiliki satu atau dua supermarket favorit untuk belanja. Bisa karena harganya yang miring, produknya yang lengkap, atau lokasinya yang dekat dengan tempat tinggal. Sebaiknya kamu memiliki kartu anggota atau member untuk supermarket tersebut. Biasanya selalu ada penawaran khusus untuk para member, bisa berupa poin atau diskon.

Baca juga: Anti Panik! Ini 4 Tips Keuangan Saat Hadapi Wabah COVID-19

5. Cari tau promo pembayaran yang sedang berlaku

Pembayaran non tunai dengan kartu atau e-wallet sering memiliki diskon spesial. Keuntungannya bisa berupa potongan harga pada produk-produk tertentu, poin reward, cashback, atau hadiah menarik lainnya. Saat memutuskan menggunakan kartu kredit, pastikan tidak membuat kamu kalap belanja karena bayarnya bisa bulan ya!

6. Pilih waktu yang tepat untuk belanja groceries

Waktu terbaik untuk belanja bulanan adalah di pagi hari baik saat weekday ataupun weekend. Usahakan belanja di bawah jam 12 siang agar pengunjung belum terlalu ramai dan bisa physical distancing. Pastika juga kamu tidak belanja dalam keadaan lapar. Saat lapar, kamu cenderung tidak fokus dan buru-buru memilih barang, sehingga belanja jadi lebih impulsive.

7. Belanja di pasar tradisional untuk bahan-bahan segar

Bukan lagi menjadi rahasia, untuk belanja bahan-bahan segar, seperti buah, sayur, bumbu dapur, atau daging, biasanya lebih murah di pasar tradisional daripada supermarket. Pilihlah waktu belanja di pagi hari sebelum jam 9 untuk mendapatkan bahan-bahan yang fresh.

8. Tips belanja aman dan hemat terakhir, Pilih buah dan sayur utuh daripada yang sudah dipotong

Untuk buah atau sayur, lebih baik beli untuk membeli yang masih utuh daripada yang sudah dipotong. Selain tentang higienitas, harganya juga jauh lebih murah. Tapi kalau kamu memang membeli dalam jumlah kecil saja, buah dan sayur potong dapat menjadi opsi terbaik. Kalau kamu berencana membeli dalam jumlah besar, pilihlah yang masih utuh.

Tips belanja aman dan hemat ini bisa kamu terapkan selama masa Corona hingga nanti setelah berlalu. Coba jalankan strategi belanja groceries ini dan bandingkan berapa uang yang bisa kamu hemat. Selain itu, kamu juga bisa mulai atur keuangan dengan membuat budgeting untuk setiap pos keuangan dan mencatat pengeluaran harian pakai aplikasi FINOO.

Baca juga: 8 Pertanyaan yang Membantu Kamu “Rethinking Budget” di Masa Pandemik

Close Menu