Bekerja Sambil Menjalankan Bisnis Sampingan, Why Not?

bisnis sampingan

Menjalankan rutinitas menjadi karyawan kadang membosankan, tapi banting setir untuk jadi pebisnis juga terlalu beresiko. Dunia bisnis saat ini terus berkembang, setiap hari ada saja bisnis baru yang hadir dengan berbagai inovasi kreatif. Semakin hari, dunia bisnis memberikan perkembangan yang baik dan sangat menjanjikan, tetapi resiko kegagalan juga bukan tidak mungkin terjadi. Jadi, jalan tengahnya adalah dengan tetap bekerja full-time sembari memiliki bisnis sampingan. Bukan tidak mungkin kamu bisa menjalankan 2 peran ini sekaligus. Selain menambah penghasilan, bisnis sampingan karyawan juga membuat kamu bisa berkreativitas dengan lebih luas dan tidak terbatas. Kunci keberhasilan menjalankan bisnis sambil bekerja adalah fokus dan pintar membagi waktu.

Untuk kamu yang berencana untuk membangun sebuah bisnis sambil bekerja kantoran, sebaiknya memperhatikan beberapa tips ini:

1. Pilih bisnis yang kamu kuasai

Di sekitar kamu mungkin ada banyak sekali jenis bisnis yang menarik untuk diikuti, tapi kamu harus tetap mempertimbangkan terlebih dahulu mana bisnis yang paling dikuasai dan sangat mungkin untuk dijalankan. Misalnya, kamu memiliki keahlian atau hobi di bidang kuliner, pilihlah bidang kuliner sebagai bisnis sampingan. Memilih bisnis yang dikuasai bukanlah tanpa alasan, agar lebih memudahkan ketika mempersiapkan dan menjalankannya. Kamu juga tidak akan terlalu membutuhkan banyak waktu untuk mempelajari bisnis tersebut, sehingga tidak mengganggu pekerjaan utama.

2. Pastikan tidak melanggar kontrak kerja

Sejumlah perusahaan melarang karyawannya untuk berbisnis, apalagi jika bidang bisnis yang dijalankan itu sama dengan bisnis perusahaan karena bisa menimbulkan conflict of interest. Baca kembali surat kontrak kerja, cermati apakah ada larangan untuk menjalankan pekerjaan atau usaha sampingan. Jika ada, berarti kamu akan melanggar kontrak dan ada kemungkinan diberhentikan, serta reputasi akan tercoreng di kalangan profesional. Namun, jika tidak ada, berarti kamu bebas untuk mulai bisnis sampingan.

3. Pilih bisnis yang modalnya minim

Memulai bisnis tentunya membutuhkan modal dan kadang modal ini menjadi permasalahan utama ketika seseorang ingin memulai bisnis. Sebagai karyawan yang memiliki penghasilan tetap setiap bulan, kamu bisa mengakalinya dengan memulai bisnis yang modalnya tidak terlalu besar untuk meminimalkan resiko. Kamu bisa memilih bisnis-bisnis sederhana, seperti bisnis makanan, pakaian, kosmetik, dan juga bisnis lain yang memerlukan modal berskala kecil dan risiko yang tidak terlalu besar. Berbisnis menuntut kamu untuk mengelola modal dengan baik dan benar.

4. Memanfaatkan waktu di akhir pekan

Pintar membagi waktu merupakan salah satu poin yang paling penting agar bisnis dan kerjaan kantor tetap berjalan lancar. Pada umumnya, karyawan harus mengikuti peraturan waktu yang berlaku di dalam perusahaan tersebut, seperti bekerja dari hari Senin hingga Jumat dan waktu kerja 8-9 jam. Jadwal harian yang padat sebenarnya tidak menghalangi kamu untuk memiliki bisnis sampingan, Kamu bisa menggunakan akhir pekan secara maksimal untuk menjalankan bisnis.

5. Tunjuk orang kepercayaan untuk membantu

Demi keseimbangan waktu antara menjalankan bisnis dan melakukan pekerjaan kantor dengan baik, kamu perlu menunjuk seseorang untuk membantu mengelola usaha tersebut. Jika kamu memutuskan untuk berdagang baju secara online, mintalah seseorang kepercayaan untuk membantu dalam pengemasan, pengiriman barang pesanan ke pelanggan, atau mengurus media sosial sebagai media promosi. Hadirnya seseorang asisten akan sangat membantu dan menghemat waktu untuk mengurus bisnis meskipun di saat yang bersamaan kamu harus tetap bekerja untuk perusahaan.

Baca juga: Mau Dapat Penghasilan Tambahan? Ini Cara Memulai Bisnis Online Dengan Modal Minim!

Beberapa ide bisnis sampingan karyawan yang bisa dipilih sebagai referensi:

bisnis sampingan karyawan

– Usaha modal kecil; coba bergabung dengan MLM terpercaya atau menjadi dropshipper

Bisnis multi level marketing (MLM) kerap mendapatkan stigma negatif dari banyak orang. Padahal jika ingin berbisnis sembari tetap menjalani kegiatan di kantor, bisnis ini bisa jadi pilihan. Dengan catatan pilihlah perusahaan yang tepercaya. Cobalah untuk cek daftarnya di situs web resmi Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI). Banyaknya karyawan dan teman di kantor bisa menjadi konsumen dan rekan bisnis. Prinsip dari bisnis ini adalah keanggotaan, maka lebih beruntung lagi apabila kamu juga bisa mengajak rekan kantor turut bergabung dan menjalani bisnis yang sama. Modal bisnis juga relatif kecil dengan resiko dan effort yang tidak terlalu besar.

– Jago racik kuliner; jual cemilan atau makanan kekinian

Sebuah bisnis atau usaha dengan memanfaatkan situasi di kantor, khususnya di bidang kuliner adalah dengan berjualan cemilan atau makanan kekinian. Jam kerja di pagi hari seringkali membuat pegawai kantoran melupakan atau menyepelekan sarapan. Karena itu, menjual cemilan atau sarapan di kantor miliki potensi laku keras. Pertimbangkan cara yang tepat untuk menjual, ppakah dengan menitipkannya di kantin, atau ada cara lain yang lebih baik. Pilihlah jenis cemilan yang disukai dan mudah untuk dijual.

– Ingin usaha rumahan; bisnis katering kecil-kecilan atau laundry

Masih terkait dengan bisnis kuliner, bisnis sampingan kantoran lain yang bisa dicoba adalah dengan membuka katering kecil-kecilan. Tawarkan jasa katering langsung kepada karyawan kantor kamu yang ingin makan siang secara praktis. Meski awalnya hanya bisa menggaet beberapa pelanggan, namun jika hidangan yang disajikan enak dan memuaskan bukan tidak mungkin akan makin banyak pelanggan.

– Membuat toko online

Memiliki online shop juga ssta ini sedang ngetren. Salah satu alasannya adalah gaya berbelanja masyarakat sekarang yang mulai bergeser ke gaya berbelanja online. Di lihat dari sisi barang yang dijual, kamu bisa menjual barang sendiri atau barang orang lain. Barang fisik yang umum dijual para pelaku toko online adalah pakaian, makanan, obat herbal, kerajinan khas daerah, tas, sepatu, dan lainnya. Sementara itu, barang digital yang populer dijual adalah ebook, software, musik, theme, plugin, video tutorial, dan lainnya.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan ketika ingin memiliki usaha sampingan karyawan dan tetap bekerja full time di kantor. Kamu harus menjalankan kedua peran tersebut dengan disiplin agar keduanya dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada yang dikorbankan. Kamu juga harus memahami meskipun memiliki usaha sendiri, kamu masih memiliki tanggung jawab sebagai karyawan kantoran, sehingga perlu bersikap hormat dan tetap menjaga kredibilitas.

Baca juga: Ide Bisnis Rumahan Saat Corona Untuk Penghasilan Tambahan

Close Menu