Atur Finansial Untuk Si Milenial Agar Kantong Tak Kembang Kempis

Cara Mengatur Finansial

Sebenarnya siapa sih milenial itu? Menurut para peneliti sosial, Milenial atau Generasi Y adalah orang-orang yang lahir pada tahun 1980-an hingga awal 2000. Dengan kata lain, generasi milenial ini adalah anak-anak muda yang kini berusia antara 19-39 tahun. Dapat dipastikan dengan rentang umur tersebut, para milenial sedang berada di usia produktif kuliah hingga bekerja. Selain masalah cinta, problematika yang banyak dihadapi para milenial adalah cara mengatur keuangan. Untuk yang masih kuliah dan mendapat sponsor penuh dari orang tua memang bisa sedikit lega. Tapi kamu tetap harus bisa mengatur keuangan dengan bijak agar tetap tersedia tabungan. Sedangkan untuk para milenial yang sudah menikmati indahnya gajian dari hasil kerja keras bagai kuda haruslah pandai mengatur finansial dan pos-pos dana.

Bagaimana cara mengatur keuangan milenial?

Besaran gaji berapa pun kalau kamu tidak tau cara mengaturnya pasti akan habis bahkan minus. Ada baiknya yuk kita belajar mengatur keuangan agar stabil dan tetap bisa have fun. Karena hidup cuma sekali dan harus dinikmati, nongkrong sama teman atau liburan harus tetap jalan dong. Metode aturan “50/30/20” adalah salah satu cara sederhana dan efektif untuk mengatur penghasilan kamu.

Mudahnya, setelah gajian di tangan langsung bagi menjadi 3 bagian dengan rasio 50% untuk kebutuhan sehari-hari, 30% kebutuhan hiburan, dan 20% untuk investasi serta uang cadangan karena hidup tak selalu mulus. Kemudian juga harus melakukan pencatatan keuangan, cara mudahnya bisa dengan menggunakan aplikasi pengatur keuangan.

Baca juga: Maksimalkan Gaya Hidup Dan Perbaiki Cash Flow Dengan Aplikasi Pencatat Keuangan​

Cara mengatur keuangan dengan Metode “50/30/20”

Cara Mengatur Keuangan

50% Kebutuhan Bulanan

Kebutuhan sehari-hari ini memang penting untuk dicukupi, mulai dari biaya listrik, air, makan, sewa rumah, dan kebutuhan lainnya yang bersifat wajib untuk dikeluarkan setiap bulannya. Membayar cicilan juga termasuk ke dalam pos ini ya, karena sifatnya yang wajib untuk dilunasi. Prioritaskanlah separuh gajimu untuk kebutuhan-kebutuhan yang penting terlebih dahulu.

30% Kebutuhan Hiburan dan Sekunder

Membahagiakan diri sendiri juga termasuk kebutuhan yang harus dipenuhi agar tetap waras untuk menghadapi kehidupan yang keras. Alokasikan 30% penghasilan untuk kebutuhan gaya hidup, hobi, dan liburan. Tak ada salahnya untuk belanja baju ataupun nonton film, asalkan semua budget tetap dalam kendali.  Jika dana ini masih tersisa, kamu bisa mengalokasikannya sebagai dana cadangan lho.

20% Dana Investasi dan Cadangan

Sebisa mungkin kamu harus menyisihkan 20% penghasilan sebagai investasi dan uang cadangan. Investasi bisa berupa tabungan di bank atau deposito jangka panjang. Kemudahan dari tabungan di bank adalah bisa menjadi dana cadangan untuk berjaga kalau ada hal-hal yang sifatnya mendesak.

Baca juga: Bikin Perencanaan Keuangan Dengan 5 Langkah Pintar Ini!​

Dengan cara mengatur keuangan tersebut setidaknya alokasi penghasilan kamu setiap bulannya lebih terperinci dengan jelas sehingga tidak bablas begitu saja. Finance hacks lainnya untuk mendukung program hemat yang paripurna adalah dengan memisahkan rekening. Simpan dana untuk kebutuhan harian dan hiburan dalam satu rekening operasional, kemudian simpan dana investasi dalam rekening lain.

Seringkali membawa uang cash berlebihan juga membuat kamu jadi lebih boros dan mudah khilaf lho. Untuk menghindari pengeluaran-pengeluaran yang hanya berdasarkan lapar mata saja, bawalah uang cash dalam jumlah secukupnya. Kamu juga bisa memanfaatkan diskon dan cashback dari beberapa mobile payment yang belakangan sedang menggencarkan banyak promosi.

Bukan “Salary tak sesuai ekspektasi” yang membuat kamu bangkrut bahkan sebelum akhir bulan, tetapi kesalahan cara mengatur keuangan penyebabnya. Banyak orang yang lebih memetingkan keinginan ketimbang kebutuhan sehingga tanpa sadar uangnya habis untuk sesuatu yang tidak benar-benar dibutuhkan. Ayo kini saatnya untuk jadi milenial yang bijak dan pintar atur uang!

Close Menu