Mau Kerja Lebih Bebas? Ini Cara Menjadi Freelancer Sukses!

Cara Menjadi Freelancer

Pekerjaan full-time kantoran dari Senin hingga Jumat kadang membosankan untuk sebagian orang yang berjiwa bebas dan ekspresif. Saat bekerja kantoran, kamu harus tunduk dengan berbagai aturan perusahaan, mulai dari jam kerja, waktu libur, dan lainnya. Akhir-akhir ini, banyak anak mudah yang ingin bekerja dengan lebih bebas dan fleksibel dengan bekerja freelance atau menjadi freelancer. Apa itu bekerja freelance? Bagaimana cara menjadi freelancer? Bekerja freelance adalah bekerja sendiri dengan keahlian tertentu dengan tidak terikat jam kerja namun tetap memiliki deadline yang diberikan oleh klien.

Keuntungan bekerja sebagai freelancer:

  • Tidak terikat waktu
    Pengertian dari freelance adalah pekerja lepas, tentu saja keuntungan dari pekerjaan ini adalah tidak terikat waktu dalam mengerjakan project atau pekerjaan. Pekerjaan tidak dinilai dari kehadiran, namun dari hasil yang diberikan. Jadi, pekerjaan ini sangat cocok untuk orang-orang yang memiliki kendala waktu atau lokasi, bisa juga untuk orang yang tidak menyukai kehidupan formal dan birokrasi di kantor, atau yang memiliki jam aktif atau jam kerja saat malam hari.
  • Bebas bekerja
    Keuntungan berikutnya tentu saja kebebasan kerja. Sebagai freelancer, kamu bebas bekerja dari mana saja dan di mana saja. Terlebih di era internet dan serba online, kamu bisa bekerja dan menerima pekerjaan tanpa terbatas jarak. Banyak freelancer yang bekerja untuk project di luar daerah bahkan luar negeri, dengan proses diskusi, meeting, dan hasil pekerjaan yang diberikan secara online. Sangat praktis dan mudah kan? Everyday will be like holiday!
  • Bisa menjalani hobi yang dibayar
    Sebagai seorang freelancer, kamu bisa menawarkan jasa atau melakukan pekerjaan yang sesuai dengan hobi atau passion. Contohnya seperti menulis, desain grafis, fotografi, video editor, dan lainnya. Menjadi pekerja freelance membuat kamu lebih bebas berekspresi, menambah kreativitas, dan tentunya tetap mendapatkan penghasilan layaknya bekerja kantoran.

Baca juga: 10 Peluang Bisnis Rumahan Untuk Kamu yang Bosan Kerja Kantoran

Cara menjadi freelancer sukses dan profesional:

Freelance adalah

1. Menetapkan kontrak di setiap pekerjaan atau project

Sebelum menyetujui untuk menerima project tertentu, kamu harus memastikan bahwa ada surat kontrak yang sah dan jelas antara kamu dan klien tersebut. Tujuan dari adanya kontrak kerja ini adalah untuk memudahkan dalam berbagai urusan, terutama masalah pembayaran dan penyerahan pekerjaan agar tidak terjadi perpecahan antara satu sama lain. Jika memang klien tidak menyediakan, maka tidak ada salahnya jika kamu berinisiatif menyediakan surat kontrak tersebut. Dalam surat kontrak harus dengan jelas menyebutkan hak dan kewajiban apa saja yang dikenal selama project tersebut berlangsung. Jangan lupa juga untuk mencantumkan konsekuensi jika melakukan pelanggaran isi surat kontrak. Kemudian, dalam bagian hak klien, cantumkan bahwa karya atau hasil kerja freelancer akan sepenuhnya menjadi hak milik mereka atau klien.

2. Tentukan tahap pembayaran

Tahapan pembayaran dalam project bisa dilakukan dalam beberapa cara, dilakukan di awal, dengan uang muka atau DP, atau pembayaran di akhir. Untuk kemudahan, tidak ada salahnya untuk meminta uang muka atau DP (down payment) kepada klien sebagai jaminan bahwa klien serius memilih kamu untuk mengerjakan project yang diberikan dan kamu memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikannya. Ketika tidak menerapkan sistem DP, maka si klien bisa pergi kapan saja tanpa adanya pemberitahuan yang jelas. Klien tidak akan merasa rugi akan hal tersebut. Namun sebaliknya, kamu akan merasa sangat dirugikan karena sama saja membuang-buang waktu untuk dan tidak menghasilkan apa-apa. Tetapkanlah besaran DP mulai dari 20-50% atau membuka negosiasi hingga mencapai kesepakatan yang baik.

3. Publikasi hasil pekerjaan

Jika kamu ingin membuat pekerjaan yang telah dikerjakan menjadi sebuah portofolio agar bisa dilihat calon klien lainnya, kamu bisa mempublikasi hasil karya tersebut ke sosial media atau website. Tentunya hal ini bisa dilakukan asalkan mendapat persetujuan dari klien. Jangan lupa juga ketika mengunggah sertakan alamat website klien. Karya-karya yang tersebut dapat menjadi pertimbangan project selanjutnya.

4. Lakukan komunikasi terbuka dengan klien

Klien merupakan partner dalam bekerja. Jika memang terjadi kendala atau masalah dalam pengerjaan project, seperti waktu penyelesaian yang harus molor atau hal-hal tidak terprediksi lainnya, sebaiknya kamu memberitahukan apa yang terjadi kepada mereka. Jangan sampai tidak terjadi komunikasi sehingga terjadi salah paham. Komunikasi juga sebaiknya dilakukan sejak awal antara freelancer dan klien, misal jika memang pekerjaan yang ditawarkan tidak sesuai dengan kemampuan, jangan malu untuk memberitahu kepada klien sampai mana kemampuanmu. Setiap orang tentu memiliki kemampuan masing-masing dan tidak bisa membohongi diri sendiri tentang hal tersebut.

Ada banyak loker freelance yang bisa kamu dapatkan di beberapa situs ini:

  • Sribulancer
  • Sribu
  • Freelancer
  • Projects.co.id
  • 99Design
  • Gobann
  • Upwork
  • Crowdsource

Cara menjadi freelancer kini semakin mudah dengan ditunjang teknologi yang semakin canggih. Banyak pekerjaan yang bisa dilakukan secara online dimanapun kamu berada. Beberapa contoh pekerjaan untuk freelance adalah penulis, editor, social media evaluator, web developer, graphic designer, dan lainnya. Kini saatnya untuk kamu berkarya tanpa batas dengan menjadi freelancer. Tunjukkan kepada semua orang bahwa setiap pekerjaan yang telah diselesaikan merupakan hasil karya terbaik.

Baca juga: 6 Situs Belajar Online Untuk Upgrade Skill Selama #dirumahaja

Close Menu