3 Rekomendasi Investasi Jitu untuk Pemula dengan Modal Kecil

Investasi-untuk-pemula

Kalau bicara tentang investasi, tak hanya untuk orang dewasa atau yang sudah mapan saja lho. Kita para generasi milenial yang masih berstatus pelajar, anak kuliahan, ataupun fresh graduate juga bisa mulai berinvestasi walaupun dengan modal minim. Saat ini telah banyak produk-produk investasi untuk pemula yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

Tertarik untuk mencoba berinvestasi? Simak dulu 3 rekomendasi investasi untuk pemula berikut ini:

1. Reksa Dana

Investasi-Reksadana

Beberapa tahun belakangan, reksa dana menjadi idola bagi pemula yang ingin berinvestasi. Reksa dana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari pemodal yang mempunyai keinginan untuk melakukan investasi, namun waktu dan pengetahuannya terbatas. Aturan tentang reksa dana ini tertera dalam Undang-Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995, jadi kamu tidak perlu khawatir karena reksa dana telah terdata di pemerintah dan bersifat resmi.

Dalam pelaksanaannya, dana yang telah terkumpul nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi, ke dalam beberapa instrumen investasi, seperti saham, obligasi, atau deposito. Manajer investasi yang mengelolanya juga telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai modal awal reksa dana, kamu bahkan bisa berinvestasi mulai dari 100 ribu rupiah saja, reksa dana juga memiliki likuiditas tinggi sehingga dapat dicairkan atau dijual kapan saja dengan mudah, sangat cocok sebagai investasi untuk pemula.

2. Peer to Peer Lending (P2P Lending)

Investasi Peer to Peer Lending

Pilihan investasi untuk pemula lain yang sedang hits dan diminati adalah Peer to Peer Lending atau dikenal dengan P2P Lending. Dalam sistemnya adalah kamu akan bertindak sebagai pihak yang meminjamkan modal kepada pihak lain, misalkan pemilik usaha Usaha Kecil Menengah (UKM) yang membutuhkan modal, melalui suatu platform. Untuk modal berinvestasi yang satu ini juga mirip dengan reksa dana karena bisa dengan nominal kecil, mulai dari 100 ribu rupiah.

Dari aktivitas memberikan modal tersebut, kamu bisa mendapatkan sejumlah keuntungan tertentu berupa bunga yang bisa mencapai 20% sebagai hasil investasi. Tentunya cukup menggiurkan bukan karena jelas nilainya melebihi bunga bank. Tapi perlu diperhatikan bahwa proses peminjaman ini tidak menggunakan jaminan, sehingga memiliki risiko cukup besar. Artinya, penting untuk memilih perusahaan yang tepat dan memahami berbagai kebijakannya agar kamu dapat mengelola risiko pada investasimu.

3. Logam Mulia

Tips-investasi-emas

Investasi logam mulia telah lama diminati banyak orang karena harganya yang terus naik secara alami dari tahun ke tahun. Investasi untuk pemula ini termasuk fleksibel karena mudah untuk dibeli dan dijual kembali saat dibutuhkan. Logam mulia dapat kamu dapatkan dalam berbagai ukuran, mulai dari 0.5 gram hingga 100 gram. Modal investasi logam mulia terbilang kecil, hanya beberapa ratus ribu rupiah saja. Bahkan sudah banyak wadah yang memfasilitasi untuk pembelian logam mulia secara cicilan.

Logam mulia termasuk salah satu investasi untuk pemula dengan harga yang stabil dan tidak akan mengenal kata inflasi seperti jenis deposito lainnya. Maka berarti tabungan logam mulia kamu akan tetap utuh bahkan meningkat nilainya walaupun perekonomian terkena inflasi. Hal ini disebabkan karena kenaikan nilai inflasi yang ada akan segera tertutup dengan nilai harga emas ketika dikonversi dalam bentuk gram.

Memilih investasi untuk pemula sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu, apakah untuk jangka waktu panjang atau pendek. Selain tergiur keuntungan yang tinggi, kamu juga harus memperhatikan risiko yang akan dihadapi. Tapi, hidup memang tentang pilihan bukan? Ayo tentukan pilihan investasimu sekarang!

Baca juga: Investasi Tas Branded, Gimana Biar Bisa Cuan?

Close Menu