Memilih Manfaat Asuransi yang Tepat di Setiap Jenjang Usia

Manfaat Asuransi

Banyak orang yang pro untuk memiliki asuransi, namun tidak banyak juga yang merasa rugi memiliki asuransi. Wah, mengapa bisa begini ya? Sebelumnya, kita bahas lebih dulu tentang pengertian asuransi ya. Asuransi adalah sistem bisnis yang akan bertanggung jawab atas penggantian kerugian untuk berbagai hal yang dimasukkan dalam cakupan asuransi, seperti kesehatan, jiwa, properti, dan lain-lain dari kejadian tidak terduga, seperti kerusakan, kehilangan, atau kematian.

Permasalahan yang banyak ditakutkan oleh banyak orang ketika akan mendaftar asuransi adalah harga polis asuransi yang mahal, proses klaim yang ribet, hingga penggantian yang tidak sesuai. Padahal kenyataannya, asuransi memiliki manfaat dan kelebihan yang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh peserta asuransi untuk melindungi hal-hal berharga.

Beberapa manfaat asuransi yang perlu diketahui:

  • Memberikan ketenangan karena hal-hal berharga yang dimiliki telah dilindungi
  • Sebagai investasi dan tabungan yang bisa diklaim jika tidak dipakai selama masa pertanggungan polis
  • Membantu meminimalkan kerugian
  • Membantu dalam mengatur keuangan karena secara tidak langsung  memaksa kamu untuk menyediakan dana cadangan

 Baca juga: Tips Jitu Memilih Asuransi yang Tepat Untuk Milenial

Memilih manfaat asuransi di setiap jenjang usia

Asuransi Kesehatan

Mulai daftar asuransi di usia 20-an

Usia 20-an adalah dimana kamu mulai bekerja dan produktif. Meskipun masih muda, bukan berarti kamu mengabaikan untuk memiliki asuransi. Ada tiga jenis asuransi yang bisa mulai dimiliki, yaitu:

  • Asuransi Kesehatan
  • Asuransi Critical Illness
  • Asuransi Jiwa

Ketiga jenis asuransi ini memiliki premi yang lebih murah jika diambil di usia 20-an karena resikonya masih rendah. Jadi, semakin tua usia, maka premi yang dibayarkan akan semakin mahal pula. Memiliki asuransi kesehatan dan critical illness bukan berarti kamu berdoa untuk sakit, tapi berarti melindungi diri agar tidak perlu membayar biaya pengobatan jika sakit. Rata-rata premi per bulan dari asuransi ini adalah sekitar 150 hingga 300 ribu rupiah.

Tambah jenis asuransi di usia 30

Di usia 30-an, kebanyakan sudah memiliki pasangan dan anak. Sebaiknya kamu mulai menambah jenis asuransi yang telah dimiliki saat usia 20-an dan tambahkan premi yang dapat mengcover anggota keluarga lain, seperti asuransi pendidikan dan asuransi harta. Asuransi Pendidikan sangat penting untuk anak, mengingat biaya Pendidikan yang terus naik setiap tahunnya. Jika memang memiliki dana lebih, tak ada salahnya untuk mencoba mengambil asuransi pensiun yang bisa menjamin kehidupan hari tua.

Tambah premi dan coverage asuransi di usia 40

Mungkin produktivitas di usia 40-an sudah mulai berkurang, tapi secara finansial tentunya sudah lebih mapan. Oleh karena itu, kamu perlu menambah beberapa jenis asuransi atau memperbesar coverage dengan menambah premi asuransi. Pastikan asuransi jiwa dan kesehatan dimiliki dengan nilai coverage yang lebih besar dan sesuai dengan profil kami.

Idealnya, saat memilih jenis, premi, dan manfaat asuransi harus disesuaikan dengan kemampuan finansial. Kamu tidak perlu memaksakan diri mengambil asuransi yang terlalu mahal. Mulailah memiliki asuransi di usia muda karena tagihan premi akan lebih rendah dibandingkan mendaftar asuransi saat usia tua. Selain asuransi, penting juga untuk memiliki dana darurat untuk kebutuhan urgensi.

Baca juga: Fitur Family Wallet Untuk Solusi Mengatur Keuangan Keluarga!

Close Menu