Mengenal Gaya Hidup Minimalis yang Bikin Bahagia dan Hemat

Mengenal Gaya Hidup Minimalis

Apa yang ada di pikiran kamu ketika membahas tentang hidup minimalis? Decluttering barang? Hidup tanpa kehedonan? Semua serba simple dan sedikit? Beberapa tahun belakangan, telah banyak gerakan hidup baru yang mendorong seseorang untuk mengurangi ikatan dan ketergantungan dengan harta duniawi, yakni minimalisme. Salah satu penggiat dari minimalisme yang menjadi panutan adalah Marie Kondo dengan metode KonMari yang membuat gaya hidup ini makin populer.

Apa sih gaya hidup minimalis?

 

 Hidup Minimalis = Kembali ke kebutuhan dasar = Kehilangan barang, kebiasaan, dan cinta yang berlebihan

 

Minimalisme merupakan gaya hidup sederhana, tidak berlebihan, dan lebih mementingkan kualitas dibanding kuantitas. Selain mengurangi biaya untuk pembelian barang-barang, gaya hidup minimalis juga mengurangi rasa kepemilikan dari suatu barang sehingga memberikan ketenangan dan kebahagiaan.

Saat memilih menjalani minimalisme, kamu harus keluar dari zona nyaman dan merelakan yang dimiliki untuk ‘pergi’ atau ‘disingkirkan’. Wah terdengar seram ya? Maksudnya gaya hidup ini akan mengajarkan untuk lebih ikhlas dan bersyukur dalam hidup.

Kamu harus merelakan koleksi sepatu yang berjejer di rak pergi dan hanya meninggalkan beberapa pasang hingga merelakan tumpukan pakaian di lemari diberikan kepada orang lain. Kamu harus menghilangkan hasrat membeli barang-barang yang hanya akan menjadi ‘pajangan’ untuk pemandangan ruangan yang lebih lega. Terlebih kamu juga harus rela kehilangan cinta pada benda-benda dan hal duniawi.

“Less is more…”

Bagaimana memulai gaya hidup minimalis?

Gaya Hidup Minimalis

1. Rapikan tumpukan barang yang tidak terpakai

Hal pertama yang penting untuk memulai gaya hidup minimalis adalah decluttering barang! Pastikan barang yang kamu miliki benar-benar dibutuhkan, singkirkan barang-barang yang tidak terpakai, atau memberikan kepada orang yang lebih membutuhkan.

2. Pengeluaran hanya untuk yang terbaik

Menjaga semua tetap minimalis pasti akan berpengaruh pada pola pengeluaran. Kamu harus benar-benar selektif dalam membeli barang apapun. Pastikan membeli barang yang benar-benar dibutuhkan dengan kualitas terbaik. Tidak lagi boleh tergoda untuk beli banyak hanya karena diskon tapi tidak dibutuhkan.

3. Rawat barang dengan baik

Semakin sedikit dan berharga barang yang dimiliki, maka kamu akan lebih rela menyisihkan waktu lebih untuk merawat barang-barang tersebut sehingga kualitasnya tetap bagus dan terjaga. Jadi, kamu bisa menggunakan barang tersebut lebih lama, pakai hingga habis, dan meminimalkannya menjadi sampah.

4. Perhatikan time management

Bukan hanya pengurangan barang, hidup minimalis juga berarti memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien, serta memberikan prioritas terhadap hal-hal yang memiliki urgensi lebih tinggi.

Baca juga: Strategi Untuk Freelancer Tetap Survive di Tengah Pandemik Covid-19

Keuntungan menjalani gaya hidup minimalis

Gaya Gidup Minimalis Bikin Bahagia

Gaji semakin awet, keuangan semakin sehat

Menjalankan minimalisme berarti mengurangi jumlah barang yang dimiliki. Pastinya gaji bulanan otomatis lebih awet karena tidak mudah tergoda untuk membeli barang yang tidak dibutuhkan. Jadi, uangnya bisa untuk ditabung atau coba investasi jangka panjang.

Pikiran lebih tenang dan nyaman

Disadari atau tidak, lingkungan mempunyai peran besar saat akan mengambil membeli sesuatu. Dengan konsep minimalisme artinya kamu akan merasa cukup dengan apa yang kamu miliki dan tidak perlu terobsesi untuk mengikuti gengsi yang dibentuk lingkungan.

Waktu luang bertambah, pola hidup lebih teratur

Semakin terbatas jumlah barang yang dimiliki, maka aktivitas untuk membersihkan hingga menata rumah menjadi lebih singkat. Jadi, waktu yang tersisa menjadi lebih banyak dan bisa digunakan untuk aktivitas produktif lainnya, seperti menjalani hobi hingga upgrade skill dan ilmu.

Lebih fokus untuk mencapai tujuan hidup

Kamu akan lebih bisa memegang kendali terhadap diri sendiri, mulai dari karir, produktivitas, hingga finansial. Memiliki fokus kuat akan membuat tujuan dan prioritas hidup kamu lebih mudah tercapai. Penganut minimalisme juga biasanya lebih memilih berinvestasi pada pengalaman dan travelling. Kamu bisa lho mulai merancang mimpi travelling kamu di sini!

Saat gaya hidup minimalis sudah tertanam, menjalani hidup sebenarnya akan semakin mudah karena pilihan-pilihan yang ada lebih sedikit dan semuanya berkualitas. Kamu akan lebih menghargai hidup, menjadi realistis dan menghindari diri dari gemerlap materialistis dan hedonisme.

“Minimalism is asking why before you buy.” – Francine Vay
Close Menu