Kenalan dengan Kakeibo, Cara Mengatur Keuangan Ala Jepang!

Mengatur keuangan

Kalo berbicara tentang bagaimana cara berhemat, jawaban pastinya adalah dengan mengatur pengeluaran agar lebih kecil dari pemasukan dan menahan diri untuk mengeluarkan uang. Dalam kenyataannya, menahan diri untuk mengurangi belanja tidak semudah kata-katanya. Apalagi kalau kamu punya sifat boros yang sudah jadi kebiasaan. Ada satu seni mengatur keuangan dari Jepang, yaitu metode Kakeibo yang harus kamu ketahui!

Apa sih metode Kakeibo?

Metode ini sebenarnya sudah digunakan orang Jepang sejak 1904. Kemudian kembali menjadi perbincangan di tahun 2017 saat Fumiko Chiba merilis buku berjudul “Kakeibo: The Japanese Art of Saving Money”. Buku ini berisi tentang metode Kakeibo yang menjelaskan cara mengelola uang secara efektif. Kakeibo dianggap efektif dalam berhemat sehingga kondisi keuangan tetap aman dan lancar.

Sebelum mulai menjalankan metode atau teknik Kakeibo, ada empat pertanyaan dasar yang wajib dijawab:

  • Berapa uang yang kamu miliki?
  • Berapa uang yang akan dibelanjakan?
  • Berapa uang sebenarnya yang dibelanjakan?
  • Bagaimana cara melakukan perbaikan keuangan

Bagaimana cara hemat dengan metode Kakeibo?

mengatur keuangan-dengan-metode-Kakeibo

1. Catat pemasukan dengan rinci

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menjalankan metode ini adalah dengan mencatat semua pemasukan. Mulai dari pemasukan rutin dari gaji bulanan, pekerjaan sampingan, keuntungan usaha, dan lainnya. Dengan mencatat pemasukan utama dan tambahan, kamu jadi mengetahui total pendapatan yang kamu peroleh setiap bulannya dan bisa mengatur cara terbaik mengalokasikannya.

2. Bikin anggaran pengeluaran bulanan

Kemudian buatlah daftar kebutuhan yang harus dibayar dan dibeli selama sebulan, seperti bayar sewa rumah, cicilan KPR, air, listrik, tagihan kartu kredit, perkiraan biaya transportasi, makan, dan lainnya. Tambahkan juga pos untuk kebutuhan gaya hidup dan hiburan. Terakhir, jangan lupa untuk menambahkan pos untuk tabungan dan investasi yang jumlahnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu.

3. Bikin anggaran pengeluaran tahunan

Selain pengeluaran harian dan bulanan, penting juga untu bikin catatan pengeluaran tahunan. Pengeluaran tahunan ini bisa berupa kewajiban tahunan, seperti perpanjang pajak kendaraan, perawatan rumah, ataupun goal yang ingin kamu capai dalam tahun tersebut. Adanya anggaran tahunan akan memudahkan kamu dalam pencapaiannya.

Baca juga: Ikigai: Sebuah Konsep Untuk Lebih Mencintai Hidup dan Pekerjaan

4. Siapkan amplop

Uniknya dari metode Kakeibo ini adalah alokasi uang yang telah dibuat dan akan digunakan untuk biaya harian dimasukkan ke dalam amplop. Masing-masing amplop diberi nama di bagian luar untuk kebutuhan apa, sehingga akan memudahkan kamu saat akan mengambil uang tersebut sekaligus mengontrolnya. Pemisahan amplop pengeluaran dianggap akan membuat uang kamu tidak tercampur dan lebih bisa mengingatkan kamu untuk berhemat.

5. Catat setiap pengeluaran

Pada implementasinya, kamu harus mencatat semua pengeluaran harian dengan angka sebenarnya. Misal, hari ini kamu mengeluarkan uang makan sebesar Rp. 50 Ribu atau membeli baju sebesar Rp. 200 Ribu, bahkan biaya parkir Rp. 5 Ribu juga harus dicatat. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui kemana saja uangmu mengalir. Cara ini juga akan membantu untuk menyesuaikan anggaran keuangan di bulan berikutnya.

6. Cek budget dengan pengeluaran sebenarnya

Dengan mencatat semua pengeluaran, kamu akan mengetahui secara detail apakah pengeluaran tersebut sesuai dengan budget yang telah dibuat di awal bulan. Ini adalah tahapan penting untuk mengecek kembali estimasi budget dan pengeluaran sebenarnya untuk menjaga kedisiplinan kamu dalam mengeluarkan uang. Cek pos pengeluaran mana saja yang sesuai dan tidak sesuai, kemudian perbaiki di bulan depan.

Fokus untuk mengurangi pos pengeluaran makan

Pos-Pengeluaran-Makanan

Pos makanan menjadi salah satu pos keuangan yang cukup mengambil alokasi besar dari total pengeluaran bulanan. Maka, pada Kakeibo, fokus utamanya adalah mengurangi pengeluaran untuk makanan. Kakeibo membagi jenis makanan berdasarkan nutrisinya, yaitu: karbohidrat, daging dan ikan, susu dan telur, buah dan sayuran. Jadi, selain mengatur keuangan kita juga bisa mengatur pola makanan.

Sebenarnya semua metode mengatur keuangan, tanpa dibarengi dengan komitmen dan disiplin yang kuat akan sia-sia. Metode Kakeibo berhasil dijalankan oleh orang Jepang karena menjalaninya dengan penuh komitmen dan disiplin, sehingga bisa efektif dan hemat dalam mengatur keuangan. Kalau kamu, sudah siap atur keuangan dengan metode ini?

 

Baca juga: Mengenal Gaya Hidup Minimalis yang Bikin Bahagia dan Hemat

Close Menu