Ada Kebutuhan Mendesak, Pilih Tarik Tunai Kartu Kredit atau Pinjaman Online?

Pilih Tarik Tunai Kartu Kredit atau Pinjaman Online

Wabah Corona tidak hanya menyerang kesehatan manusia, parahnya virus ini menyerang hampir seluruh aspek kehidupan manusia. Di tengah penghasilan yang berkurang, pengeluaran yang membengkak, dan hal-hal darurat yang butuh uang cepat, apa yang harus dilakukan? Pinjam uang dengan teman atau kerabat pasti rasanya tidak nyaman. Hingga kemudian kamu mungkin berpikir cara cepat dengan tarik tunai kartu kredit atau pinjaman online. Sebelum memutuskan, sebaiknya kamu mengetahui dulu apa perbedaannya.

Perbedaan tarik tunai kartu kredit dan pinjaman online

Tarik Tunai Kartu Kredit

1. Nominal pinjaman

Kartu kredit pada umumnya memberikan batasan tarik tunai sebesar 40-60% dari total limit kartu setiap bulan. Apabila limit kartu kredit yang dimiliki sedikit, maka uang yang bisa ditarik juga pasti sedikit. Jadi, saat membutuhkan uang cash dalam jumlah besar, sementara limit kartu kredit kecil, kamu harus mencari cara lain untuk memenuhi kebutuhan dana.

Pinjaman online, limit pinjaman online bisa diberikan dalam nominal yang cukup besar, hingga 30 juta asal dokumen yang dilampirkan lengkap saat melakukan registrasi.

2. Waktu pencairan

Kartu kredit memiliki cara pencairan yang mudah. Untuk tarik tunai kartu kredit, ]tidak perlu menunggu lama karena penarikannya bisa langsung dari mesin ATM. Jadi, kapan pun butuh uang, bisa segera dicairkan.

Pinjaman online memang menawarkan proses yang cepat dan mudah, namun tetap saja membutuhkan waktu setidaknya 1×24 jam hingga 3-4 hari untuk mencairkan uang sampai ke rekening peminjam. Tentunya ini menjadi kendala apabila kebutuhan dana mendesak.

3. Bunga

Kartu kredit membebankan biaya tarik tunai sebesar 4%. Biaya tersebut langsung dibebankan saat penarikan. Semakin besar nominal tarik tunai, maka semakin besar biaya yang dikenakan. Tarik tunai dengan kartu kredit juga berbunga jika tidak dibayar saat jatuh tempo. Besaran tingkat bunga yang dibebankan saat ini maksimal 2.95% per bulan.

Pinjaman online memiliki suku bunga yang tidak bisa diprediksi. Ada yang suku bunganya rendah, ad apulan yang mematok bunga tinggi, hingga 24% dari total pinjaman. Jika akan mengambil pinjaman online, sebaiknya bandingkan tingkat suku bunga antara kreditur satu dan yang lainnya.

5. Jenis pinjaman

Kartu kredit tidak memiliki jenis terik tunai atau pinjaman. Kamu hanya akan menemukan menu pilihan “tarik tunai” pada mesin ATM

Pinjaman online memberi memilih pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan, ada KTA berbasis bank, kredit non-bank, hingga P2P lending yang sekarang sedang populer.

5. Risiko pencairan dana

Kartu kredit hanya diterbitkan oleh bank resmi yang telah terdaftar di OJK. Jadi dipastikan saat pencairan dana akan berjalan mulus, langsung ke tangan kamu. Jika terjadi penyalahgunaan kartu kredit juga, kamu bisa langsung menghubungi bank penerbit untuk penanganan lebih lanjut.

Pinjaman online yang terpercaya dan aman harus terdaftar dan diawasi oleh OJK. Tujuannya adalah untuk menghindari tindak penipuan yang bisa merugikan kamu di masa mendatang.

6. Tenor Pembayaran

Kartu kredit memberikan fasilitas tenor pinjaman cukup lama. Bahkan boleh melunasi pinjaman lebih dari 5 tahun asal sanggup membayar bunga cicilan setiap bulannya.

Pinjaman online biasanya memberikan tenor pembayaran yang singkat. Ada beberapa kreditur online yang memberlakukan tenor pinjaman kurang dari 30 hari dan jika peminjam tidak segera melunasi pinjaman, maka Bungan yang ditanggung semakin besar.

Bada juga: Seberapa Darurat Dana Darurat? Berapa Jumlah Yang Dibutuhkan?

Hindari tawaran yang terlalu berlebihan

Dari kedua pilihan tersebut, syarat pinjol memang cenderung lebih mudah dibandingkan kartu kredit karena tentunya kamu harus memiliki kartu kredit untuk melakukan tarik tunainya. Pengajuan pinjaman juga harus memperhatikan kredibilitas perusahaan pinjaman online dan harus terdaftar di OJK. Hindari penawaran yang terkesan berlebihan untuk menghindari kerugian di masa akan datang.

Close Menu