Tips Beli Rumah dengan KPR untuk Milenial

KPR untuk milenial

Generasi milenial saat ini diyakini memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Berdasarkan data, populasi kelompok milenial hampir seperlima dari jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 23,77 % dari total populasi yang mencapai 268 juta jiwa. Jumlahnya yang besar dan berada di usia produktif ini tidak hanya menjadi penggerak ekonomi, namun suara milenial juga didengar terutama di media sosial sehingga memiliki kemampuan mengubah arah kebijakan pemerintah hingga politik. Namun di balik keseruan kehidupan milenial yang dinamis, ada beberapa persoalan yang perlu mendapat sorotan. Salah satunya adalah persoalan tempat tinggal layak huni yang menjadi kebutuhan dasar manusia. Persoalan ini berkaitan dengan kemampuan penyediaan rumah yang terus berkejaran dengan meningkatnya jumlah penduduk. KPR untuk milenial saat ini menjadi topik yang cukup hangat dibicarakan.

Milenial kini berada dalam pilihan untuk menyewa atau membeli rumah yang sekaligus bisa dijadikan sebagai investasi. Mengingat harga rumah yang cukup mahal, terutama di kota-kota besar, Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) adalah solusi terbaik untuk milenial yang ingin memiliki rumah. Oleh karena itulah, muncul produk KPR dari beberapa bank besar di Indonesia yang menawarkan fasilitas KPR untuk milenial dengan cara yang mudah dan terjangkau.

Penawaran KPR untuk milenial yang ditawarkan antara lain:

  • Uang muka atau DP yang lebih terjangkau bahkan bisa tanpa DP
  • Biaya provisi lebih rendah
  • Kemudahan dalam pengajuannya
  • Pilihan tenor yang lebih panjang hingga 30 tahun
  • Suku bunga fixed rate

Tips memiliki rumah dengan KPR untuk Milenial

Kredit pemilikan rumah

1. Program Cicilan DP

Kesulitan yang dialami para first jobber atau pekerja pemula yang ingin memiliki rumah adalah tidak memiliki uang muka. Solusinya adalah bisa dengan ikut program cicilan DP dalam jangka waktu tertentu. Program ini biasanya diinisiasi oleh developer perumahan, calon pembeli bisa mencicil uang muka yang dihitung berdasarkan harga beli yang sudah ditentukan di awal. Barulah kemudian calon pembeli mengajukan kredit ke bank.

2. Pilih KPR dengan Tenor Paling Panjang

Selain masalah uang muka, masalah lain yang muncul adalah kemampuan cicilan bulanan. Solusinya adalah dengan memperpanjang tenor kredit rumah. Dengan fasilitas KPR untuk milenial, bank memberikan tenor yang lebih Panjang hingga 30 tahun. Kamu dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk memiliki rumah dengan KPR untuk milenial lho. Kenapa tenor menjadi penting? Karena tenor yang panjang otomatis menurunkan jumlah cicilan per bulan.

3. Kerja di Perusahaan dengan Fasilitas KPR

Walaupun jumlahnya sedikit, ada beberapa perusahaan yang memfasilitasi pegawainya untuk memiliki rumah dengan mudah dengan memberikan subsidi bunga KPR. Biasanya perusahaan perbankan yang menawarkan fasilitas ini, sehingga bunga KPR menjadi lebih rendah serta prosesnya lebih mudah. Oleh karena itu, dalam memilih pekerjaan selain faktor gaji, mungkin milenial bisa mempertimbangkan fasilitas lainnya.

4. Beli Rumah dengan Akses Transportasi Umum

Untuk daerah perkotaan besar, terutama Jakarta, rumah di pusat kota dapat dipastikan memiliki harga selangit. Jadi kalau ingin punya rumah dengan harga terjangkau, pastinya memiliki lokasi di pinggiran kota. Sebenarnya hal ini tidak terlalu menjadi masalah, selama lokasi tersebut memiliki akses transportasi umum yang mudah. Saat ini, beberapa developer perumahan dan pemerintah daerah juga sedang mengembangkan TOD (transit oriented development) yang mengintegrasikan properti dengan jaringan transportasi umum.

Selain sebagai tempat tinggal, KPR untuk milenial juga menjadi solusi untuk para anak muda yang ingin investasi properti.

Baca juga: Dear Fresh Grads, Ini Tips Mengelola Keuangan Agar Tidak Menyesal di Usia 30-an!

Close Menu