Step by Step Untuk Memulai Bisnis Online Sukses dari Nol

Tipe memulai bisnis online

Memulai bisnis bisa dilakukan kapan saja, bahkan saat kamu masih bekerja. Bisnis memberikan keleluasaan untuk kamu berkreasi dan berkembang, tentunya juga dengan mendapatkan keuntungan. Memang tidak ada yang instan, tapi berada di jaman serba online ini dapat memudahkan kamu untuk memulai bisnis online dan memasarkannya ke seluruh Indonesia bahkan ke luar negeri. Beberapa tips bisnis online ini bisa menjadi referensi untuk kamu memulai bisnis online.

Tips Memulai Bisnis Online

1. Temukan masalah yang dihadapi pasar

Produk adalah komponen vital dalam bisnis online. Jika produk yang ditawarkan sesuai kebutuhan pasar maka kamu berpotensi untuk menguasai pasar. Lalu bagaimana menemukan produk yang dibutuhkan pasar? Jawabannya adalah cari masalah! Kamu harus mencari dan mengidentifikasi masalah seperti apa yang dihadapi pasar. Lakukan observasi di media sosial, forum review, marketplace, hingga group Facebook atau Telegram. Kemudian pilihlah masalah yang memiliki potensi bisnis dan kamu memiliki solusinya.

2. Lakukan riset pasar

Setelah memilih satu masalah yang punya potensi bisnis, kini saatnya untuk mulai fokus riset di bidang tersebut. Kenapa harus riset pasar terlebih dahulu? Karena ini merupakan salah satu cara terbaik untuk menemukan ide bisnis online. Kamu membutuhkan data yang objektif untuk mengambil keputusan, bukan sekedar asumsi dan opini. Untuk mendapatkan data lebih detail, bisa melaui survey dan meminta saran serta opini langsung dari calon konsumen.

3. Analisa kompetitor

Tips sukses bisnis lainnya yang bisa dilakukan agar dapat bersaing di pasar dan mengungguli kompetitor adalah dengan mempelajari apa kelebihan mereka, bagaimana cara mereka mendekati konsumen, sampai apa kekurangannya.

Cara analisa kompetitor:

  • Kelompokan kompetitor utama dimana bisnis yang dimiliki target pasarnya sama atau memiliki produk yang mirip. Prioritas utama adalah memenangkan persaingan dengan bisnis-bisnis online di kategori kompetitor utama.
  • Kunjungi website kompetitor dan perhatikan setiap detailnya.
  • Kunjungi media sosial dan analisa bagaimana mereka berinteraksi dengan konsumennya.
  • Lihat review produk kompetitor untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan kompetitor langsung dari konsumen.
  • Identifikasi market positioning, yaitu citra atau image produk yang ada di persepsi pelanggan.
  • Bandingkan harga, berapa rata-rata harga produk yang sama di pasaran? Di angka berapa, konsumen rela mengeluarkan uangnya untuk membeli produk tersebut.

4. Buat bisnis model

Riset tidak berhenti di target pelanggan dan produk yang akan dijual, tips bisnis selanjutnya adalah memilih bisnis model mana yang paling menguntungkan. Contoh, kamu bisa menjadi produsen secara langsung atau menjadi perantara atau dropshipper. Kemudian ada juga program afiliasi, dimana kamu akan mendapatkan link atau kode spesifik yang dipakai calon pelanggan untuk berbelanja. Jika calon pelanggan berbelanja lewat link atau kode tersebut, maka kamu akan mendapatkan komisi.

Baca juga: Ide Bisnis Rumahan Saat Corona Untuk Penghasilan Tambahan

5. Tentukan target pasar

Dengan target pasar yang lebih spesifik, kamu bisa mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan memudahkan dalam menyusun strategi marketing. Buatlah target pasar berdasarkan dua faktor utama, yaitu demografi (umur, lokasi, gender, pendapatan, pekerjaan, dll) dan psikografi.(ketertarikan, hobi, nilai yang dianut, dll). Kemudian, buatlah buyer persona yang merupakan gambaran ideal dari pembeli produk kamu.

6. Tentukan platform penjualan bisnis online

Tips memulai bisnis online selanjutnya adalah menentukan platform apa saja yang akan kamu gunakan untuk mempromosikan bisnis. Dengan begitu strategi pemasarannya bisa ditentukan agar sesuai dengan target market. Pastikan juga platform tersebut dapat mempermudah para konsumen dalam melakukan transaksi. Beberapa cara untuk memudahkan dalam memasarkan bisnis online:

  • Google Bisnisku
  • Optimasi SEO
  • Maksimalkan media sosial (Instagram, Twitter, Facebook)
  • Marketplace

7. Pertahankan pelanggan setia

Kamu bisa terus menargetkan untuk mendapatkan pelanggan baru namun pelanggan lama jangan sampai diabaikan. Berdasarkan survey, membuat promosi untuk mendapatkan pelanggan baru lebih mahal ongkosnya dibandingkan dengan merawat pelanggan lama. Kamu bisa mencoba trik potongan harga, promosi beli satu gratis satu, hingga loyalty dan reward points. Dengan begitu pelanggan lama akan tetap setia dan pelanggan baru akan berdatangan.

Penjualan atau bisnis online berarti konsumen hanya dapat melihat produk dari foto dan keterangan yang ada. Sehingga kamu harus menjaga kepercayaan pelanggan dengan memperhatikan kualitas produk yang dijual. Beberapa tips memulai bisnis online tersebut bisa kamu terapkan, kemudian review secara berkala. Apabila hasilnya belum signifikan, usahakan untuk mengganti strategi hingga menemukan formula yang cocok.

Baca juga: 10 Peluang Bisnis Rumahan Untuk Kamu yang Bosan Kerja Kantoran

Close Menu